SEMARANG – Program Studi Pendidikan Profesi Ners bersama dengan Program Studi Sarjana Keperawatan, Departemen Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP), menjalani asesmen lapangan akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) pada 24–26 Agustus 2026 di Kampus FK UNDIP Tembalang.

Asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam proses penjaminan mutu sekaligus menjadi momentum bagi Program Studi Pendidikan Profesi Ners untuk mengevaluasi dan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan keperawatan.
Asesmen dilakukan oleh tiga asesor LAM-PTKes, yaitu Prof. Dr. Christantie Effendy, S.Kp., M.Kes., Dr. Erfina, S.Kep., Ns., M.Kep., dan Ns. Fitra Pringgayuda, M.Kep., Ph.D.
Pembukaan asesmen dihadiri Rektor UNDIP yang diwakili Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., Dekan FK UNDIP Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) Prof. Anis Chariri, S.E., M.Com., Ph.D., Akt., Sekretaris Majelis Wali Amanat UNDIP Dr. Untung Sujianto, M.Kes., serta jajaran pimpinan dan sivitas akademika Departemen Ilmu Keperawatan FK UNDIP.
Dalam sambutannya, Prof. Heru menekankan pentingnya evaluasi eksternal dalam melengkapi berbagai upaya peningkatan mutu yang secara berkelanjutan telah dilakukan oleh universitas dan program studi. Menurutnya, kualitas program studi menjadi salah satu unsur penting dalam menentukan kualitas perguruan tinggi.
“Penguatan program studi itu menjadi titik kunci, bagus tidaknya satu perguruan tinggi. Dari waktu ke waktu sudah kita lakukan perbaikan secara internal. Tapi apa pun usaha kita untuk menghadirkan program studi yang baik, kalau kita lihat secara internal sudah baik, tetapi kalau dilihat dari pihak eksternal, pasti banyak yang perlu kita perbaiki,” ujar Prof. Heru saat memberikan sambutan pada Senin (24/8/2026).
Ia menyampaikan bahwa perspektif eksternal melalui proses akreditasi memberikan kesempatan bagi program studi untuk memperoleh penilaian objektif sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih dapat diperkuat dan dikembangkan.
Senada dengan hal tersebut, Dekan FK UNDIP Prof. Yan Wisnu menyampaikan keterbukaan fakultas terhadap proses evaluasi serta berbagai masukan yang diberikan oleh tim asesor.
“Kami memandang setiap masukan, penilaian, dan rekomendasi yang nantinya disampaikan tim asesor menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pengembangan mutu institusi kami,” ujar Prof. Yan Wisnu.
Selama tiga hari, tim asesor melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Program Studi Sarjana Keperawatan dan Program Pendidikan Profesi Ners sesuai dengan instrumen dan standar akreditasi LAM-PTKes. Proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme penjaminan mutu eksternal untuk menilai kualitas penyelenggaraan program studi secara komprehensif dan objektif.
Bagi Program Studi Pendidikan Profesi Ners UNDIP, asesmen lapangan tidak hanya menjadi bagian dari proses akreditasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap penyelenggaraan pendidikan yang telah berjalan. Berbagai masukan dan rekomendasi dari tim asesor diharapkan dapat menjadi dasar untuk mempertahankan praktik-praktik yang telah berjalan baik sekaligus memperkuat aspek yang masih perlu dikembangkan.
Melalui proses akreditasi ini, Program Studi Pendidikan Profesi Ners UNDIP menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan penyelenggaraan pendidikan keperawatan yang bermutu dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan pelayanan kesehatan.